Rabu, 16 Maret 2016

Gitar Tetangga

by : Hendra Laksana Putra
Sumber gambar : gitar-anak.blogspot.com

Senar – senar menegang, memanggil tak sabar bergoyang
Harusnya 6 kini tinggal 5
Lima jari pun sama
Kemanakah ia pergi? Putus?
Ku dekati perlahan tepat dipojok kamar penya’ir
Ku tidurkan tubuhnya, miring
Ayunan tanganku membuatnya bicara,

Tertawa, menangis, kecewa, cinta
Ingin sekali pelukan hangat ku berikan, tetapi apa daya
Bibir ini belum sanggup mendaratkan kecupan di keningnya
Jari – jari ini sangat kaku ketika menyentuhnya
Kaulah cinta pertama
Wahai gitar tetangga

0 komentar:

Posting Komentar

 

Look & See

TERIMAKASIH

Selamat menikmati. Jangan ragu memberi komentar, karena dari cermin orang lain kita melihat hal yang selama ini tersembunyi menghalangi kita berdiri.

About

It's about US
semua tulisan di blog ini merupakan karya saya sendiri, Hendra Laksana Putra. Jika ada yang bukan dari saya, sebisa mungkin saya sertakan sumbernya. Mohon untuk di koreksi yaaaa . . . . Terimakasih. Don't forget to be happy . . . .