By :
Hendra Laksana Putra
sumber gambar : ahmadfarieds.blogspot.com
Membuat sunyi keramaian
Meramaikan kesendirian
Duduk sendiri di persimpangan
Di tengah – tengah teriakan
Melihat hati dan seraut wajah bertumpuk luka
Siapa di antara kalian yang bisa membuat hati bicara?
Membuat lidah terkilir dan rindu menganga
Mengajak si buta menjelajah semesta
Menjaring matahari penuh bara
Mengambil rembulan tanpa sapa
Terbang dan menari di tempat bintang kecil berada
Tak ada yang berani mencaci menteri kerajaan
Tak ada yang sudi mempersunting gelandangan
Tak ada yang utuh menyetubuhi ketelanjangan
Sekalipun . . . . Tak akan kau temukan
Selain di dalam jiwa – jiwa bergentayangan
Menyandang pena kusam di genggaman
Tapi, apakah kau merasakan kegelisahan?
Kegundahan di satu sudut kelam sesak berantakan
Selicik apapun pena bermain kata dengan goresan
Tiada bisa ku rengkuh pagi yang telah pergi, walau hanya sekali
Pena ini tak mampu membuat goresanNya berganti
Di bawah langit jingga menepi, pagi tak berjanji membuka mata lagi
@MUSTEK,
1 Mei 2016

0 komentar:
Posting Komentar