By : Hendra Laksana Putra
Pemalas
Pemalu
Tidak berguna
Tidak bisa apa – apa
Mengeluh
Menangis
Tidak pintar
Tidak mandiri
Hanya bisa meminta
Apa yang akan kau lakukan dengan semua itu?
Apa yang akan kau dapatkan dari semua itu?
Apa yang bisa kau berikan dengan semua itu?
Tiada padi berisi
Jika kau yang jadi petani
Mungkin tangan lembutmu itu bisa membelai
bak sutra ulat bulu
Tapi apa yang bisa di bawanya, apa yang
bisa dia topang
Rumput liar memang tumbuh tanpa kau apakan
Adakah yang menginginkannya selain dari pada
kambing yang memang tidak akan berpaling
Lihatlah dirimu!
Jangan dengan cermin
Karena akan kau lihat seribu musang berbulu domba
Apa yang akan kau rencanakan?
Berharap Doraemon datang dari masa depan
dengan kantong ajaibnya
Menyuguhkan segala kenyataan dari fiktif
hidupmu
Bisa pergi kemanapun dengan pintu ajaib
Mesin waktu yang membuatmu menyatakan masa
depan dan mengungkit masa lalu
Baling – baling bambo yang melayangkan
mimpimu
Apa saja yang kau minta akan menjadi
kenyataan
Tapi tidak dengan kebahagiaan
Tidak dengan perjuangan
Tidak dengan dirimu
Kau akan takluk dengan bunga mawar yang
tumbuh perlahan
Sadarlah . . . .
Selama dewa mimpi masih kau puja
Selama benang palsu masih kau lilitkan di
atas dahan ceplukan
Selama Doraemon masih kau inginkan kantong
ajaibnya
Habis sudah . . . .
Pikirmu harus kau pertajam untuk memotong
kekacauan dunia
Matamu harus kau tujukan menghadap
kenyataan
Telingamu harus mampu mendengar masa depan
Hidungmu harus kau asah mencium busuknya
penghianatan
Lidahmu harus mengecap kejujuran dan
kemunafikan
Tanganmu harus kau latih memberi perbaikan
Kakimu harus terus berlari menyusul waktu
Badanmu harus tetap tegak saat seluruh isi
dunia goyah
Hatimu harus tetap yakin bahwa kau mampu
menggetarkan semesta
Jangan sampai saat ini kau masih duduk
terdiam
Berbicara pada bintang
Mendengar deru angin malam
Menunggu Doraemon datang
Bukalah halaman baru dari buku kusammu
Pasang kuda – kuda hatimu
Dan tuliskanlah “Aku Siap Memulainya”
Sumber : japanesestation.com
28 Februari 2016
Pkl 01.30
After “Stand By Me Doraemon”


0 komentar:
Posting Komentar