Senin, 29 Februari 2016

After “Stand By Me Doraemon” Yang Ku Pahami dari Kemarahan Air Mata

sumber : jadiberita.com

By : Hendra Laksana Putra

Pemalas
Pemalu
Tidak berguna
Tidak bisa apa – apa
Mengeluh
Menangis
Tidak pintar
Tidak mandiri
Hanya bisa meminta
Hanya bisa diam sendiri

Apa yang akan kau lakukan dengan semua itu?
Apa yang akan kau dapatkan dari semua itu?
Apa yang bisa kau berikan dengan semua itu?

Tiada padi berisi
Jika kau yang jadi petani
Mungkin tangan lembutmu itu bisa membelai bak sutra ulat bulu
Tapi apa yang bisa di bawanya, apa yang bisa dia topang
Rumput liar memang tumbuh tanpa kau apakan
Adakah yang menginginkannya selain dari pada kambing yang memang tidak akan berpaling

Lihatlah dirimu!
Jangan dengan cermin
Karena akan kau  lihat seribu musang berbulu domba

Apa yang akan kau rencanakan?
Berharap Doraemon datang dari masa depan dengan kantong ajaibnya
Menyuguhkan segala kenyataan dari fiktif hidupmu
Bisa pergi kemanapun dengan pintu ajaib
Mesin waktu yang membuatmu menyatakan masa depan dan mengungkit masa lalu
Baling – baling bambo yang melayangkan mimpimu
Apa saja yang kau minta akan menjadi kenyataan
Tapi tidak dengan kebahagiaan
Tidak dengan perjuangan
Tidak dengan dirimu
Kau akan takluk dengan bunga mawar yang tumbuh perlahan

Sadarlah . . . .
Selama dewa mimpi masih kau puja
Selama benang palsu masih kau lilitkan di atas dahan ceplukan
Selama Doraemon masih kau inginkan kantong ajaibnya
Habis sudah . . . .

Pikirmu harus kau pertajam untuk memotong kekacauan dunia
Matamu harus kau tujukan menghadap kenyataan
Telingamu harus mampu mendengar masa depan
Hidungmu harus kau asah mencium busuknya penghianatan
Lidahmu harus mengecap kejujuran dan kemunafikan
Tanganmu harus kau latih memberi perbaikan
Kakimu harus terus berlari menyusul waktu
Badanmu harus tetap tegak saat seluruh isi dunia goyah
Hatimu harus tetap yakin bahwa kau mampu menggetarkan semesta

Jangan sampai saat ini kau masih duduk terdiam
Berbicara pada bintang
Mendengar deru angin malam
Menunggu Doraemon datang
Bukalah halaman baru dari buku kusammu
Pasang kuda – kuda hatimu
Dan tuliskanlah “Aku Siap Memulainya”


 







Sumber : japanesestation.com


28 Februari 2016
Pkl 01.30

After “Stand By Me Doraemon”

0 komentar:

Posting Komentar

 

Look & See

TERIMAKASIH

Selamat menikmati. Jangan ragu memberi komentar, karena dari cermin orang lain kita melihat hal yang selama ini tersembunyi menghalangi kita berdiri.

About

It's about US
semua tulisan di blog ini merupakan karya saya sendiri, Hendra Laksana Putra. Jika ada yang bukan dari saya, sebisa mungkin saya sertakan sumbernya. Mohon untuk di koreksi yaaaa . . . . Terimakasih. Don't forget to be happy . . . .