Kamis, 14 April 2016

TIPS : Memilih Prodi Kuliah

By : Hendra Laksana Putra
Sumber gambar : blog.ruangguru.com

Jika saat ini anda merupakan orang yang sedang duduk dibangku kelas XII, pasti sangat pusing memikirkan banyak hal (saat itu mungkin demikian, padahal itu belum seberapa wkwkwkwk). Ujian kelulusan di depan mata, kalaupun sudah lulus mau jadi apa? Gak bisa apa – apa, kerjaan apa saja gak ada yang beres. Kalau mau kuliah mikir – mikir. Mau kuliah dimana? Prodi apa? Ada duit gak ya? Kalau aku mau kuliah di sana, emang sana mau nrima? Wkwkwkwk. Begitulah mungkin yang berkecamuk di hati dan pikiran siswa – siswa yang bisa di bilang dewasa.

Nhah, bagi yang sudah fiks ingin bekerja, teguhkan niat kalian untuk ibadah. Jadi kerja apa ajha akan dinikmati dan pastinya berbuah seperti apapun akan tetap manis. Untuk yang ingin melanjutkan kuliah dan sudah menyiapkan tetek bengek-nya berikut ada beberapa tips dari SAYA untuk memilih prodi yang tepat.

      1.      Niat
Dalam memilih suatu prodi, tidak ada niat khusus yang diucapkan. Niat di sini adalah benar – benar kita ingin untuk kuliah. Niat ini juga harus di jaga sampai akhir, jangan sampai hanya diawal saja.

      2.      Keinginan
Lanjutan dari niat yang sungguh – sungguh akan memunculkan keinginan. Apa yang sebenarnya anda cari di perkuliahan dan apa yang anda inginkan setelahnya sangat penting untuk dipertimbangkan. Jangan anda memilih prodi yang bertolak belakang dengan keinginan anda. Tapi tidak masalah jika anda termasuk orang yang bisa memupuk keinginan secara tiba – tiba.

      3.      Kemampuan
Sudah kenalkah diri anda dengan kemampuan anda? Hal ini sangat penting ketika anda tidak memiliki kemampuan dalam bidang tertentu, tetapi anda malah memilih prodi bersangkutan. Siapkan juga universitas yang kita mampu.

      4.      Rajin
Rajin itu bukan rajin mengerjakan soal. Rajin di sini adalah istiqomah, konsisten, atau kontinyu. Jangan menjadi pemalas. Bacalah apa saja yang mampu menunjang anda untuk memilih prodi yang tepat. Ketika merasa cocok dengan beberapa prodi pilihan, perdalam pengetahuan anda tentang prodi tersebut. Tidak jarang suatu prodi memiliki isi yang sangat berbeda dengan judul prodinya. Baca juga bagaimana kurikulum prodi tersebut, hal ini juga sangat penting mengingat tidak semua unversitas memiliki kurikulum dan standart ketetapan yang sama. Mengenalinya lebih dalam sebagai data pendukung prodi yang akan dipilih.

      5.      Berani
Beranikan diri anda untuk segera mengambil keputusan. Peluang – peluang masuk universitas jangan disia – siakan. Beranikan juga untuk memilih prodi – prodi unggulan di universitas – universitas terbaik sesuai kemampuan. Tapi keberanian anda juga harus berstrategi. Jangan sampai hanya berani tanpa modal, setelah masuk bingung mau ngapain. Setelah masuk pun anda harus tetap berani. Jika prodi terpilih cocok maka lanjutkan, jika tidak segera ambil tindakan secepatnya, jangan biarkan berlama – lama dalam dilema dan galau. Hal ini sangat penting, karena anda tidak punya banyak waktu di sana (tapi tetap jangan terburu – buru ya . . . .). Anda harus segera memilih apakah akan merubah pilihan prodi yang cocok atau mencocokkan diri anda dengan prodi tersebut. Tentunya kedua hal tersebut akan berbeda cara menanganinya.

      6.      Ramalan
Bukan ramalan bintang, datang ke dukun, dan sejenisnya. Tetapi anda juga harus bisa meramal diri anda sendiri untuk melihat masa depan. Lihat prodi anda baik – baik. Anda bisa jadi apa jika masuk ke sana, bisa apa setelah dari sana. Jangan berorientasi anda akan mencari pekerjaan kemudian diterima atau ditawari pekerjaan kemudian langsung masuk (enak bener [bayangannya]). Hal ini jangan dipikirkan berlebihan. Anda akan tahu ramalan anda tersebut seperti apa dengan melihat apa yang anda lakukan hari ini.

      7.      Jangan Egois
Terimalah pendapat – pendapat orang disekitar, orang tua, teman, saudara, dan siapapun. Anda tidak harus menjalani apa kata mereka. Tapi sebagai insan cerdas tentu anda akan mempertimbangkan saran – saran dari mereka untuk memperkuat kedudukan pikiran anda saat ini. Belajarlah juga dari orang yang lebih berpengalaman dari anda.

      8.      Suasana
Suasana perkuliahan pada prodi yang anda pilih juga sangat penting untuk menentukan pribadi diri anda. Hal ini akan sangat berpengarruh dalam hidup anda, mungkin selamanya. Bertemanlah dengan siapapun, karena siapapun dan apapun keadaan teman anda mereka akan sangat membantu anda, baik anda sadar atau tidak (jangan meremehkan siapapun). Tetapi bersahabatlah dengan orang – orang baik yang mungkin berpengaruh besar bagi anda. Tularkan kebaikan – kebaikan itu pada semua teman – teman anda. Siapa tahu mereka membutuhkan. Kalau anda tidak ingin menjadi brandal, jangan dekati brandal dan anda hanya akan jadi orang biasa saja. Jika ingin luar biasa dekati mereka, rangkul, dan berikan pengaruh – pengaruh baik. Karena sebenarnya semua orang itu baik. Keadaan sekitar anda mampu merubah mainset anda dalam menentukan prodi sebelum atau setelah masuk perkuliahan.

      9.       Harapan, Cita – cita, dan Do’a
Jangan sampai ketiga hal ini putus di tengah jalan. Itu semua yang mendatangkan semangat. Memilih prodi saja tidak cukup hanya dengan kata tepat. Apa yang anda harapakan dan cita – citakan akan sangat membantu memulai memilih prodi sampai melanjutkannya di perkuliahan.

      10.  Jangan Lupa Daftar
Sebaik – baik anda, kalau tidak daftar bagaimana mungkin di terima??? J Wkwkwkwk.


Semoga bermanfa’at . . . . !!!!
Semangat.


Daftar Pustaka
      1.      Pengalaman pribadi -_-
      2.      Pengalaman teman.
      3.      Pengalaman orang tak dikenal.


@MUSTEK, 14 April 2016

0 komentar:

Posting Komentar

 

Look & See

TERIMAKASIH

Selamat menikmati. Jangan ragu memberi komentar, karena dari cermin orang lain kita melihat hal yang selama ini tersembunyi menghalangi kita berdiri.

About

It's about US
semua tulisan di blog ini merupakan karya saya sendiri, Hendra Laksana Putra. Jika ada yang bukan dari saya, sebisa mungkin saya sertakan sumbernya. Mohon untuk di koreksi yaaaa . . . . Terimakasih. Don't forget to be happy . . . .